HUBUNGAN LAMANYA HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RSU KABUPATEN TANGERANG
Abstrak
Lamanya hemodialisa dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 53 responden didapatkan distribusi frekuensi lamanya hemodialisa baru sebanyak 15 orang (28,3%), lamanya hemodialisa sedang sebanyak 10 orang (18,9%), dan kelompok lamanya hemodialisa lama sebanyak 28 orang (52,8%). Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dari hasil penelitian terhadap 53 responden didapatkan distribusi frekuensi kualitas hidup cukup sebanyak 31 orang (58,5%), kualitas hidup baik sebanyak 22 orang (41,5%) dan tidak ada satupun responden memiliki kualitas hidup kurang Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara lamanya hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan secara cross sectional. Lokasi penelitian di RSU Kabupaten Tangerang. Tehnik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling berjumlah 53 responden. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan uji chi-square didapat p-value 0,694 dimana nilai tersebut > α (0,05), hal ini menunjukkan Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan antara lamanya hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di RSU Kabupaten Tangerang 2016. Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan antara lamanya hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis..





