Hubungan Prestasi Akademik dengan Psychological Well-being pada Dewasa Muda: A Cross-Sectional Study
Abstract
Latar Belakang: Kesejahteraan psikologis di kalangan dewasa muda merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin penting, terutama di lingkungan pendidikan tinggi yang ditandai dengan tuntutan akademis yang substansial. Pprestasi akademik sering dianggap sebagai indikator keberhasilan, hubungannya dengan kesejahteraan psikologis kompleks dan belum sepenuhnya dijelaskan. Tujuan: Studi ini menganalisis hubungan antara prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis pada dewasa muda. Metode: Desain analitik kuantitatif, cross-sectional digunakan. Tujuh puluh enam dewasa muda berusia 19 hingga 21 tahun berpartisipasi. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner demografi dan kuesioner Psychological Well-Being (PWB). Prestasi akademik dikategorikan sebagai memuaskan, sangat memuaskan, atau cum laude, dan kesejahteraan psikologis diklasifikasikan sebagai rendah, sedang, atau tinggi. Statistik deskriptif dan uji korelasi peringkat Spearman digunakan untuk analisis bivariat. Hasil: Sebagian besar peserta adalah perempuan (67,1%) dan berusia 20 tahun (42,1%). Mayoritas menunjukkan prestasi akademik yang sangat memuaskan (42,1%) dan kesejahteraan psikologis yang moderat (67,1%). Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan secara statistik tetapi lemah antara prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis. Kesimpulan: Prestasi akademik secara signifikan berhubungan dengan kesejahteraan psikologis di kalangan dewasa muda, meskipun hubungannya lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor di luar prestasi akademik berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis. Intervensi komprehensif yang membahas determinan psikososial direkomendasikan untuk meningkatkan kesejahteraan pada populasi ini. Kesejahteraan di kalangan dewasa muda.







