Peran Biomarker Digital dan Sinyal Fisiologis dalam Pemantauan Kesehatan Mental Generasi Muda: Literature Review
Abstract
Latar Belakang: Masalah kesehatan mental di kalangan remaja meningkat di seluruh dunia, sementara metode penilaian tradisional terbatas dalam menangkap perubahan psikologis secara real-time dan objektif. Biomarker digital dan sinyal fisiologis dari perangkat wearable dan smartphone menghadirkan alternatif yang menjanjikan untuk pemantauan kesehatan mental secara berkelanjutan. Tujuan: Mengidentifikasi peran biomarker digital dan sinyal fisiologis dalam memantau kesehatan mental di kalangan remaja. Metode: Tinjauan literatur sistematis dilakukan dengan mensitesis artikel-artikel yang diperoleh dari Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan fokus pada studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026. Kriteria inklusi, berdasarkan kerangka kerja PICOS, populasi remaja, variabilitas detak jantung (HRV) dan aktivitas elektrodermal (EDA), dan kesehatan mental: depresi, kecemasan, dan stres. Dua puluh studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa variabilitas detak jantung (HRV) adalah biomarker fisiologis yang paling banyak digunakan dan sangat terkait dengan hasil kesehatan mental yaitu depresi, kecemasan, dan stres. Pendekatan multimodal yang mengintegrasikan sinyal fisiologis, data perilaku, dan fenotipe digital mencapai akurasi prediksi yang lebih tinggi daripada model modalitas tunggal. AI dan metode machine learing lebih lanjut meningkatkan deteksi dan klasifikasi kondisi kesehatan mental. Kesimpulan: Biomarker digital dan sinyal fisiologis mewakili pendekatan yang menjanjikan dan inovatif untuk pemantauan kesehatan mental pada remaja. Integrasi teknologi yang dapat dikenakan dan analitik berbasis kecerdasan buatan memungkinkan penilaian yang berkelanjutan dan objektif, mendukung deteksi dan intervensi dini. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengintegrasian faktor biopsikososial, meningkatkan ketelitian metodologis, dan sistem pelayanan kesehatan mental.







