Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Prasekolah Di PAUD STDKY Simpang Tiga
Abstract
Masa prasekolah merupakan masa yang paling penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Status gizi anak pada usia ini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi. Ibu sebagai pengasuh utama berperan penting dalam pemilihan, pengolahan, dan penyajian makanan. Kurangnya pengetahuan gizi pada ibu dapat berdampak pada pemberian makanan yang tidak sesuai, sehingga meningkatkan risiko terjadinya masalah gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi pada anak usia prasekolah di PAUD STDKY Simpang Tiga. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia prasekolah berusia 4-6 tahun di PAUD STDKY Simpang Tiga, dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu, serta alat penilaian status gizi anak berupa grafik KIA, timbangan berat badan, dan metlin yang digunakan untuk pemeriksaan antropometri berdasarkan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahulan baik sebanyak 37 orang (58,7%) dan status gizi anak usia prasekolah mayoritas normal sebanyak 43 orang (68,3%). Dari hasil penelitian di peroleh nilai p value (0,001) < nilai alpha (0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi pada anak usia prasekolah di PAUD STDKY Simpang Tiga.





