Perilaku Atas Kesadaran Dan Pemahaman Mengenai Gagal Ginjal Kronis Oleh Mahasiswa Jurusan Kesehatan
Abstract
Permasalahan: Mahasiswa Jurusan Radiodiagnostik dan Radioterapi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang adalah generasi muda bangsa yang merupakan calon radiografer handal dibidang pelayanan kesehatan. Untuk itu, diperlukan kondisi ginjal yang sehat agar dapat melaksanakan tugas mereka dengan optimal. Hal ini yang mendasari pentingnya dilakukan sebuah penelitian dengan tujuan: untuk mengukur tingkat pemahaman serta perilaku oleh mahasiswa mengenai bahaya Gagal Ginjal Kronis. Metode penelitian ini merupakan kuantitatif korelatif. Populasinya yaitu mahasiswa yang masih aktif berkuliah dan tidak sedang dalam masa PKL, diambil melalui teknik accidental sampling. Instrument penelitian menggunakan seperangkat kuesioner diadopsi dari beberapa penelitian sebelumnya. Langkah terakhir adalah menginterpretasikan hasil yang telah diperoleh dengan melibatkan penafsiran temuan yang muncul dari analisis data. Hasil, temuan keseluruhan menyoroti bahwa sebagian besar responden yaitu 77,65% dianggap memiliki tingkat pengetahuan baik, 18,82% sedang, dan hanya 3,53% memiliki pengetahuan buruk tentang CKD. Sebagiam besar responden yaitu 54,90% mendapatkan pengetahuan mereka dari sosial media seperti facebook,instagram, tiktok, dll. Pelajaran formal di kelas mereka atau saat praktek juga berkontribusi 36,08% responden. Sisanya 9,02% mengaku dengan kemauan sendiri mencari info mengenai CKD di intenet. Kesimpulan, nampak tingkat pengetahuan dan kesadaran mahasiswa di sini tidak selaras. Tingkat pengetahuan yang baik namun tidak didukung dengan pengaplikasian dalam kehidupan nyata sangat mengkhawatirkan.







