Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Garam Dengan Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Rw 11 Kelurahan Sindangsari
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi dikenal sebagai "The Silent Killer" karena sering tanpa gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari tekanan darahnya tinggi. Konsumsi garam berlebih, yang umum dalam makanan seperti bakso dan soto, telah menjadi kebiasaan masyarakat karena anggapan bahwa makanan kurang enak tanpa garam. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 192 responden yang dipilih dengan Teknik Total sampling. Analisis Data: Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risisko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari, dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari.
References
Baldo, M. P. (2024). Hold the salt: Dietary sodium’s effect on cardiovascular and kidney
diseases. Diakses 1 Mei 2025.
Cinna Putri, dkk. (2023). Analisis Asupan Garam Pasien Hipertensi Di Lingkungan Staf Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Periode 2022-2023. Diakses 1 Mei 2025.
Devi Harapan. (2022). Ini Risiko Kesehatan dari Konsumsi Garam Berlebihan. https://mediaindonesia.com/weekend/515918/ini-risiko-kesehatan-dari- konsumsi-garam-berlebihan. Diakses 17 Mei 2025.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (2022). Profil Dinas Kesehatan Kota Tangerang https://dinkes.tangerangkota.go.id/berita. Diakses 17 April 2025.
Firman, F. (2024). Hubungan Konsumsi Natrium/Garam dengan Status Hipertensi: Studi Cross Sectional di Kota Makassar. Multidisciplinary Journal of Education, Economic and Culture, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.61231/mjeec.v2i1.234. Diakses 14 April 2025.
Indriani, I., Wulan, S., Syavani, D., Khairani, N., & Sanisahhuri, S. (2024). HUBUNGAN KONSUMSI GARAM, MEROKOK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG DATARAN KABUPATEN REJANG LEBONG
PROVINSI BENGKULU. Journal of Public Health Science, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.594. Diakses 14 April 2025.
Kemenkes. (2022). Mengenal Penyakit Hipertensi.
https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-penyakit-hipertensi. Diakses 29 April 2025.
Kemenkes. (2023). Cara Mengatasi Hipertensi.
https://ayosehat.kemkes.go.id/cara-mengatasi-hipertensi. Diakses 30 April 2025.
Luruk, R. C. (2024). PENGARUH TERAPI BEKAM PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH: Jurnal
Kesehatan Masyarakat. Diakses 29 April 2025.
Mahmudiono, T., Indriasari, R., Pangestuti, D. R., Mansur, M. A., Srifitayani, N. R., Lisnawati, N., Rachmah, Q., Puspikawati, S. I., Asna, A. F., Hidayah, S., & Wulandari, F. (2021). Pembatasan Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak pada Anak Sekolah. Diakses 29 April 2025.
Mendrofa, D. S., Karota, E., & Nasution, S. Z. (2025). Efektivitas Self-Care Management Terhadap Perilaku Penderita Hipertensi Pada Lansia: Literature Review. Jurnal Ners, 9(2), 2741–2750.
https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.41470. Diakses 29 April 2025.
Munawarrah, S., Laila, S., & Atika, R. A. (2025). Hubungan Pengetahuan Pasien Tentang Pola Konsumsi Garam Dengan Angka Kejadian Hipertensi. Jurnal Medika Malahayati, 9(1), Article 1.
https://doi.org/10.33024/jmm.v9i1.17141. Diakses 17 April 2025. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Payumi, & Imanuddin, B. (2021). Hubungan Penerapan Sistem Informasi Terhadap Keberhasilan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sepatan Tahun 2020. Jurnal Health Sains, 2(1), 102–111.
https://doi.org/10.46799/jhs.v2i1.79. Diakses 30 April 2025.
Pazira. (2022). Hubungan Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2022. https://repository.universitaspahlawan.ac.id/2501/1/01.%20FULL%20TEXT%2 0%28PAZIRA%20NIM.%201814201034%29.pdf. Diakses 30 April 2025.
Prasodjo, R. A., & Farapti, F. (2023). Literature Review: Strategi Penurunan Asupan Natrium Melalui Pengurangan Garam untuk Mencegah Hipertensi. 13(1). Diakses 1 Mei 2025.
Rahmawati, R., & Kasih, R. P. (2023). Hipertensi Usia Muda. GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 2(5), 11. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v2i5.10478. Diakses 29 April 2025.
Riskesdas Prov Banten. (2023). Profil Kesehatan Banten Tahun 2023. https://dinkes.bantenprov.go.id/storage/dinkes/files/1109/PROFIL%20KESEHA TAN/Profil%20Kesehatan%20Banten%20Tahun%202023.pdf. Diakses 13 April 2025.
Rohmah, M., Wahyuningsih, T., & Kurtusi, A. (2023). PENGARUH HYDROTERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN CAMPURAN GARAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI. . . ISSN, 12(1). Diakses 29 April 2025.
Sudrajat, A., Suratun, S., Y, N., M, S., & H, S. N. (2024). HUBUNGAN DIET RENDAH GARAM DAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TEKANAN DARAH PRA-LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KELURAHAN TELUK
PUCUNG. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 1790–1800. Diakses 14 April 2025.
WHO (World Health Organization). (2023). Hypertension Is Called https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension. Diakses 13
April 2025.
Wicaksana, A. L., Yen, M., Wang, S.-T., & Fetzer, S. J. (2021). Determinants of High- Sodium Food Intake Among Indonesian Patients With Hypertension. The Journal of Cardiovascular Nursing, 36(6), 582–588.







