Hubungan Komunikasi Bidan Dengan Tingkat Kepuasaan Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Kobe
Abstract
ABSTRAK
Masalah kehamilan yang dapat diobati atau diatasi mungkin disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu hamil tentang pentingnya memeriksakan kehamilan mereka di fasilitas medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan ibu hamil terhadap layanan perawatan pranatal di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe terkait dengan komunikasi bidan. Penelitian ini bersifat cross-sectional dan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari wanita hamil yang kembali ke Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe. Strategi sampling acak digunakan untuk memilih sampel 20 ibu hamil. Kuesioner digunakan sebagai alat penelitian, dan uji chi-square digunakan untuk pengelolaan dan analisis data. Ha disetujui karena temuan studi univariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebahagiaan ibu dan komunikasi bidan di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe, dengan nilai p sebesar 0,000, yang secara signifikan di bawah ambang batas signifikansi konvensional <0,05 (p<α). Akibatnya, kepuasan ibu di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe pada tahun 2025 terbukti secara signifikan terkait dengan komunikasi bidan.
Kata kunci: komunikasi bidan, kepuasaan, pelayanan antenatal care
References
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., et al. (2014). Williams obstetrics (24th ed.). McGraw-Hill Education.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2019. Kementerian Kesehatan RI.
Noer, R. I., Ermawati, E., & Afdal, A. (2013). Karakteristik ibu pada penderita abortus dan tidak abortus di RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2011-2012. Jurnal Kesehatan Andalas.
Permadi, Y. (2017). Hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian abortus di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2016. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang, 6(2), 36–40.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan (4th ed.). PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rachman, A. N., Sauqi, H., & Al Audhah, N. (2013). Hubungan riwayat trauma terhadap kejadian abortus. Berkala https://doi.org/10.20527/jbk.v9i1.919
Ratnasari, H. M., Ashari, M., & Sumarawati, T. (2020). Hubungan antara usia ibu hamil dan kejadian abortus spontan (studi analitik observasional pada pasien primigravida di RSI Sultan Agung Semarang periode Januari 2013 - Desember 2018). In Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) 3 (pp. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimukes/article/download/10133/4587
Saifuddin, A. B., Wiknjosastro, G. H., Affandi, B., & Waspodo, D. (2014). Buku panduan praktis pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sakamoto, J., Michels, C., Bryn, E., & Joshi, N. (2019). Trauma in pregnancy. Emergency Medicine Clinics of North https://doi.org/10.1016/j.emc.2019.01.009
Say, L., Chou, D., Gemmill, A., et al. (2014). Global causes of maternal death: A WHO systematic analysis. Lancet Global https://doi.org/10.1016/S2214-109X(14)70227-X
Widhihastuti, A. D., & Putri, I. M. (2020). Determinan yang berhubungan dengan kejadian abortus. In The 11th University Research Colloquium 2020 Universitas Aisyiyah Yogyakarta (pp. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1071/1041 233–238).







