Kajian Risiko Gangguan Muskuloskeletal Pada Pemasak Garam Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang

  • Elisabeth Jehabut Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana
  • Agus Setyobudi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana
  • Tanti Rahayu Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana
  • Mustakim Sahdan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan keluhan pada bagian otot skeletal yang dirasakan seseorang mulai dari keluhan ringan sampai keluhan yang sangat sakit. Aktivitas kerja berulang dengan intensitas tinggi cenderung menjadi penyebab timbulnya rasa nyeri pada otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keluhan muskuloskeletal pada pemasak garam yang ada di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah kabupaten Kupang. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanan pada bulan Juni 2025. Jumlah sampel adalah 35 responden dengan penentuan sampel menggunakan total sampling dengan teknik wawancara dan observasi serta menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menujukkan mayoritas pemasak garam di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah kabupaten Kupang berjenis kelamin perempuan yaitu 20 orang (57,1%), mayoritas berusia > 35 tahun yakni 24 orang (68,6%), masa kerja > 10 sebanyak 20 orang (71,4%) dengan durasi kerja dalam sekali porses pemasakan > 8 jam ((94,3%). Berdasarkan penilaian risiko beban kerja aktivitas pemasakaan garam tergolong dalam risiko tinggi (100%) dengan tingkat keluhan muskuloskeletal berada dalam kategori berat (97,1%) yang di dominasi oleh keluhan sakit pada tubuh bagian pinggang sebanyak 33 orang (94,3%), punggung, pergelangan tangan dan betis 32 orang (91,4%), serta keluhan pada tangan kanan sebanyak 31 orang(88,6%). Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui fakor risiko yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja. 

Published
2025-05-31