Jurnal Kesehatan https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan <p>Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (<em>research report, field report</em>). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember</p> <p>online issn : <a href="http://u.lipi.go.id/1538370656" target="_blank" rel="noopener">2654-587X</a></p> <h4>Abstracted/Indexed by:</h4> <p><img src="/public/site/images/admin/sinta_5.png"></p> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?user=78l3y_wAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=3" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/Google_Scholar_logo_20152.png"></a> <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/35361?page=5" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/garuda1.png"></a></p> <p><img src="/public/site/images/admin/crossref_ok2.png"> <img src="/public/site/images/admin/dimensions_ok3.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/ipi_ok2.png"></p> Universitas Yatsi Madani en-US Jurnal Kesehatan 2086-9266 Respon siswa sekolah dasar terhadap perubahan pembelajaran daring ke luring bagi kesehatan psikososial selama pandemi covid-19 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/188 <p>Latar Belakang : Coronavirus disease 2019 pertama kali menyebar di kota Wuhan pada bulan Desember 2019, sedangkan di Indonesia pertama kali kasus ini ditemukan pada bulan Maret 2020. Dikarenakan jumlah covid yang semakin menurun sampai 65% , pemerintah dalam Kemendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dalam jumlah terbatas, yaitu dilaksanakan sebanyak 50% peserta didik dari kapasitas ruangan yang telah ditetapkan. Desain Penelitian : dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi transcendental, menggunakan tehnik indept interview atau wawancara mendalam sebanyak 10 partisipan dengan menggunakan tehnik analisa Colaizzi. Hasil Penelitian : didapatkan 4 tema yang telah peneliti konversikan melalui pengolahan data manual dan menganalisa data menggunakan tehnik Colaizzi. Tema yang ditemukan peneliti, diantaranya hambatan Pembelajaran daring, perubahan emosional, manajemen adaptasi dan kemandirian belajar. Kesimpulan :dapat disimpulkan terdapat masalah kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar dikarenakan perubahan dari pembelajaran daring ke luring dimasa pandemi Covid-19. Saran : Kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar sebaiknya harus segera dikonsultasikan kepada orangtua atau guru agar tidak menghambat psikologi dan sosial dari para partisipan.</p> <p>Kata Kunci : Psikosososial, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran Daring, Pembelajaran Luring</p> Ayu Pratiwi Meily Purnama Sari H.A.Y.G Wibisono Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 94 99 10.37048/kesehatan.v12i2.188 Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien Dalam Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2022 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/165 <p><em>Personal hygiene</em> merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi, apabila pasien merasa tidak terpuaskan menunjukkan bahwa perawat mengabaikan personal hygiene pasien dan hal tersebut dapat berpengaruh pada peningkatan kesehatan pasien. <strong>Tujuan</strong>: Untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pemenuhan kebutuhan <em>personal hygiene</em>. <strong>Metode Penelitian: </strong>Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan studi <em>cross sectional</em> dengan sampel penelitian sebanyak 112 responden diambil dengan teknik <em>simple random sampling</em>. <strong>Hasil</strong>: Hasil analisis univariat menunjukkan pasien di Rumah Sakit Kanker Dharmais sebagian besar menganggap perilaku caring perawat sudah baik (70,5%) dan sebagian besar merasa puas terhadap pemenuhan kebutuhan personal hygiene yang dilakukan perawat (60,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pemenuhan kebutuhan personal hygiene pada pasien di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2022 (p value: 0,000). <strong>Kesimpulan</strong>: Dalam upaya meningkatkan mutu asuhan keperawatan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia seperti pemenuhan kebutuhan personal hygiene, agar dilakukan sesuai SOP dengan memperhatikan perilaku dan sikap caring agar dapat menimbulkan kepuasan pada pasien.</p> Abdillah Kurnia Palupi Yuni Susilowati Muhammad Martono Diel Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 100 110 10.37048/kesehatan.v12i2.165 Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/131 <p>Jumlah PUS bulan Januari 2020 di Kota Kupang adalah 47.044. Jumlah peserta MKJP di kota Kupang sebanyak 13.847 (42,54) dari total jumlah peserta KB aktif sebanyak 32.559. Angka ini menunjukkan bahwa penggunaan non-MJKP dan PUS yang tidak menggunakan alat kontrasepsi lebih besar dari pengguna MKJP (BKKBN Kota Kupang, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan, pengetahuan, jumlah anak, dukungan suami, dukungan teman sebaya, dan informasi petugas layanan KB terhadap metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Oebobo tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah study survey analitik dengan rancangan Cross-sectional study. Sampel terdiri dari 325 orang wanita usia subur dan dilakukan secara accidental sampling dengan tingkat kepercayaan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang adalah pendidikan (p-value = 0,021), pengetahuan (p-value = 0,023), dukungan suami (p-value = 0,000) dan dukungan teman sebaya (p-value = 0,031). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang adalah jumlah anak (p-value = 0,717) dan informasi petugas layanan KB (p-value = 0,484). Diharapkan wanita usia subur lebih berpartisipatif dalam mengikuti program KB.</p> <p>&nbsp;</p> Katharina Haseli Apris A. Adu Deviarbi S. Tirra Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 111 124 10.37048/kesehatan.v12i2.131 Analisis Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/275 <p>Penyebab utama kematian ibu dan bayi salah satunya adalah komplikasi persalinan, dimana mayoritas kematian tersebut seharusnya dapat dicegah dengan deteksi dini dan intervensi sejak masa kehamilan. Frekuensi pemeriksaan <em>antenatal care</em> (ANC) yang tidak teratur, membuat kelainan yang timbul dalam kehamilan tidak dapat terdeteksi sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kunjungan pemeriksaan kehamilan dengan kejadian kompliksi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan<em> Case Control </em>dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden<em>.</em> Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa kejadian kejadian komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 sebesar 10,3% dan sebagian besar ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 melakukan kunjungan ANC secara lengkap (67,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kelengkapan kunjungan ANC dengan komplikasi persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka tahun 2021 (p <em>value</em> = 0,005). Diharapka pihak puskesmas memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, sehingga pengetahuan kesehatan ibu hamil menjadi lebih baik dan terjadi perubahan perilaku pemeriksaan kehamilan yang lebih baik.</p> <p>&nbsp;</p> Etty Nurkhayati Dewi Virma Septavia Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 125 131 10.37048/kesehatan.v12i2.275 Hubungan Pengetahuan Tentang Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswa Kelas V Dan VI https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/280 <p>Menstruasi merupakan proses peluruhan lapisan dalam atau endometrium yang mengandung pembuluh darah dari uterus melalui vagina. Kurangnya pengetahuan mengakibatkan remaja menganggap datangnya menarche adalah gejala datangnya suatu penyakit, sehingga menimbulkan kepanikan dan remaja juga menganggap bahwa mereka sangat kotor saat menstruasi pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di SDN sujung 1 dan 2 Kecamatan Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian <em>cross sectional. </em>Populasi pada penelitian ini adalah siswi perempuan kelas V dan VI di SD Negeri Sujung 1 dan 2&nbsp; Kecamatan Tirtayasa berjumlah 74 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik <em>total sampling. </em>Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji <em>chi square. </em>Hasil penelitian ini menunjukan dari 74 responden, didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (51,4%), kesiapan menarche responden lebih dari setengahnya responden dengan kategori tidak siap (68,9%). Hasil analisis bivariat meunjukan ada hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang menstruasi dengan kesiapan <em>menarche</em> &nbsp;(p=0,000). Saran untuk pihak sekolah dapat bekerja sama dengan Puskesmas di wilayahnya untuk melakukan penyuluhan pada siswi kelas 5 dan 6 tentang kesiapan menarche untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswi</p> Risna Yuningsih Sri Mujiyanti Ijah Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 132 140 10.37048/kesehatan.v12i2.280 FFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswi SMK Kesehatan Atambua https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/278 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada siswi adalah salah satu metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri oleh perempuan. SADARI sangat penting untuk dilakukan karena&nbsp; 85% benjolan pada payudara dapat di temukan oleh penderita itu sendiri, namun masih banyak siswi yang belum memahami apa itu SADARI dan pentingnya melakukan tindakan SADARI.&nbsp;Penelitian ini bertujuan&nbsp;untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan SADARI pada siswi SMK Kesehatan Atambua. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi <em>cross-sectional. </em>Penelitian ini dilakukan di SMK Kesehatan Atambua dengan sampel berjumlah 86 siswi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik dengan uji <em>chi-square</em>. Hasil uji statistisk menunjukan ada pengaruh antara pengetahuan (<em>ρ-value</em>= 0,000), sikap (<em>ρ-value</em>= 0,000), dan sumber informasi (<em>ρ-value</em>= 0,000) terhadap tindakan SADARI. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas dalam penelitian ini yang terdiri dari pengetahuan, sikap, dan sumber informasi memiliki pengaruh terhadap tindakan SADARI siswi SMK Kesehatan Atambua. Siswi perlu berperan aktif untuk memperoleh informasi tentang SADARI dan mampu melakukan tindakan SADARI secara rutin dengan langkah-langkah yang tepat. Dinas kesehatan Kabupaten Belu diharapkan dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan lewat berbagai metode khususnya penyuluhan/sosialisasi tentang SADARI.</p> <p>&nbsp;</p> Disa Clarita Magho Naga Yuliana Radja Riwu Helga J. N. Ndun Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 141 149 10.37048/kesehatan.v12i2.278 Perbedaan Pengetahuan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Dengan Menggunakan Media Video Dan Infografis https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/163 <p>Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian dan jenis kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara. Indonesia menempati urutan kelima atas tingginya angka kematian yang disebabkan oleh kanker payudara di dunia (6% dari semua kanker yang didiagnosis; 522.000 orang). Salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya pengetahuan remaja putri terkait deteksi dini kanker payudara dengan cara SADARI. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI dengan melakukan promosi kesehatan dengan menggunakan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang periksa payudara sendiri (SADARI) dengan menggunakan media video dan infografis pada siswi kelas XI SMK Yastrif tahun 2022. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian <em>Quasi Exsperiment</em>&nbsp; dengan <em>Nonequivalent Control</em> <em>Group Design</em> dan menggunakan data primer. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan 2 cara yaitu untuk cara pengambilan sampel menggunakan tenik <em>Nonprobability sampling </em>yaitu <em>Purposive sampling.</em> Sedangkan untuk menentukan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 63 responden. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu dengan nilai <em>cronbach alpha</em> 0,821 yang artinya kuesioner sangat reliabel. Hasil Penelitian : Dari hasil analisis data terdapat perbedaan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah diberikan intervensi media video dan infografis dengan nilai p &lt;0,05.</p> Nika Fadhilah Dwirani Amelia Nova Yulianti Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 150 160 10.37048/kesehatan.v12i2.163 Studi Deskriptif Karakteristik Dukungan Suami Dalam Pemberian ASI Eksklusif https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/310 <p>Exclusive breastfeeding is an effort to prepare a healthy next generation from an early age. In providing breast milk, mothers need support from various parties, one of which is their husband. Social support is defined as a source of support obtained from other people, which can be from various sources, one of which is a partner or loved one. Husbands are one of the important people in a mother's life. The aim of this research is to determine the characteristics of husbands in providing exclusive breastfeeding to breastfeeding mothers in Kepuharjo, Cangkringan. This research is a quantitative descriptive study with a cross sectional approach. The research results show that the majority of the frequency distribution of husbands' informative support is in the good category, namely 52.3%. The majority of the frequency distribution of husbands' emotional support is in the good category, namely 55.8%. The frequency distribution of the majority of husbands' instrumental support is in a balanced category between good and poor, namely 50%. The majority of husbands' appraisal support frequency distribution is in the good category, namely 54.7%.</p> gunarmi Siti Maimunah Eka Vicky Yulivantina Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 161 166 10.37048/kesehatan.v12i2.310 Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin (Systematic Literature Review) https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/302 <p>Nyeri persalinan adalah nyeri kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan peningkatan aktivitas sistem syaraf simpatis. Nyeri yang hebat pada persalinan dapat menyebabkan perubahan-perubahan fisiologi tubuh seperti; tekanan darah menjadi naik, denyut jantung meningkat, laju pernafasan meningkat, dan apabila tidak segera diatasi maka akan meningkatkan ras khawatir, tegang, takut dan stress. Salah satu pendekatan non farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah terapi relaksasi <em>hypnobirthing</em><em>.</em> Teknik ini dilakukan dengan cara hypnosis yakni perubahan status kesadaran saat konsentrasi individu terfokus dan distraksi minimal,&nbsp;&nbsp; hypnosis juga bisa digunakan untuk mengendalikan nyeri, bahwa hypnosis dapat mencegah stimulus nyeri dalam otak menembus pikiran sadar, teori tertentu menyebutkan bahwa hypnosis bekerja dengan mengaktifkan saraf dalam otak yang menyebabkan pelepasan zat seperti morfin alamiah yang disebut enkefalin dan endorphin. Stimulus <em>hypnobirthing</em> merangsang pituitary mengeluarkan Pro-Opiomelanocortin (POMC) Sehingga dapat meningkatkan sekresi beta endorphin Pengeluaran beta endorphin meningkatkan toleransi ibu terhadap nyeri (Idris, 2019).</p> <p>Metode penelitian ini adalah literature review dengan jenis <em>systematic literature review</em>. <em>Study literature</em> diperoleh dari jurnal internasional dan jurnal nasional. Systematik literature review atau bisa juga disebut tinjauan pustaka sistematis adalah metode literatur review yang mengidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh termuan-temuan pada suatu topik penelitian, untuk menjawab pertanyaan penelitian (<em>research question</em>) yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin yang pada saat hamil diberikan terapi <em>hypnobirthing</em> dibandingkan dengan ibu bersalin yang pada saat hamil tidak diberikan terapi <em>hypnobirthing</em>.</p> Febry Heldayasari Yunri Merida Fatya Nurul Hanifa Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 167 174 10.37048/kesehatan.v12i2.302 Pengaruh Pemberian Edukasi Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Stunting https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/309 <p>Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi<br>dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak<br>yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.Kejadian<br>stunting dapat menyumbangkan angka kesakitan dan kematian pada bayi, anak dan dapat<br>juga menghambat pertumbuhan perkembangan.Selama masa periode 1.000 Hari Pertama<br>Kehidupan (HPK), yaitu dari janin terbentuk hingga anak berusia 23 bulan. Tujuan<br>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada hamil terhadap pengetahuan<br>pengetahuan stunting.Metode Penelitian ini menggunakan quasy experimental one group<br>pretestposttest design. Populasi adalah ibu hamil. Sampel diambil 36 responden secara<br>accidental sampling. Pemberian edukasi dengan metode audiovisual kurang lebih selama 1<br>jam. Penilaian pretest dan posttest dengan instrument kuesioner. Uji analisis dengan<br>menggunakan paired t-test. Hasil Pemberian edukasi dapat mempengaruhi tingkat<br>pengetahuan ibu terutama pada pencegahan stunting Kesimpulan dengan adanya<br>pemberian edukasi yang baik terjadinya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam<br>mencegah terjadinya stunting. Pemberian edukasi yang paling baik yaitu dengan<br>memberikan penyuluhan didukung dengan materi yang singkat namun jelas, sehingga ibu<br>dengan mudah mencerna materi yang ada .</p> Bima Suryantara Yunri Merida Siswanto Pabidang Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 179 180 10.37048/kesehatan.v12i2.309 Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Sistolik Dewasa Di Kelurahan Sukatani Tangerang https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/291 <p><strong>Latar belakang</strong><strong>&nbsp;:</strong>&nbsp;Tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis yang menjadi salah satu masalah utama di Indonesia dan prevalensinya semakin meningkat di Kabupaten Tangerang. Tekanan darah tinggi jika tidak segera diobati dapat menyebabkan stroke, infark miokard, gagal ginjal dan ensefalopati. Berdasarkan studi pendahuluan di Kelurahan &nbsp;Sukatani terdapat 50 dari 110 orang berusia 20 sampai 60 tahun memiliki tekanan darah ≥ 140 mmHg. Pengobatan yang mereka lakukan adalah farmakologis, dan 20 orang tidak mengkonsumsi&nbsp;obat. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah teknik relaksasi otot progresif yang dilakukan dengan meregangkan otot untuk mencapai keadaan rileks. <strong>Tujuan </strong>penelitian &nbsp;untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap hipertensi sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang. <strong>Metode </strong>penelitian yang digunakan&nbsp;Pre-Experimental One Group Pre-Posttest dengan Total Sampling sebanyak 47 responden, uji normalitas dan analisis uji wilcoxon.<strong>&nbsp;Hasil</strong>&nbsp;: Tekanan darah menurun sebesar 1,34 mmHg dari 3,28 menjadi 1,94 setelah diberi perlakuan teknik relaksasi otot progresif, dan dengan hasil P Value adalah 0,001, ini berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah. <strong>Kesimpulan :</strong>&nbsp;Teknik relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada usia dewasa di Kelurahan Sukatani Kabupaten Tangerang.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>&nbsp;: Dewasa, Relaksasi Otot Progresif , Tekanan Darah.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><strong>Subject matter</strong>: High blood pressure is a chronic disease that is one of the main problems in Indonesia and its prevalence is increasing in Tangerang. High blood pressure if not treated immediately can cause stroke, myocardial infarction, kidney failure and encephalopathy. Based on a preliminary study in Sukatani Village, 50 out of 110 people aged 20 to 60 years had blood pressure ≥ 140 mmHg. Their treatment was pharmacological, and 20 people did not take medication. One of the non-pharmacological therapies to lower blood pressure is the progressive muscle relaxation technique which is done by stretching the muscles to achieve a relaxed state. <strong>The purpose</strong>&nbsp;of the study was to determine the effect of progressive muscle relaxation on systolic hypertension in adults in Sukatani Village, Tangerang.. <strong>The research method</strong>&nbsp;used Pre-Experimental One Group Pre-Posttest with Total Sampling of 47 respondents, normality test and wilcoxon test analysis. <strong>Results:</strong>&nbsp;Blood pressure decreased by 1.34 mmHg from 3.28 to 1.94 after being treated with progressive muscle relaxation, and with the results of PValue is 0.001, this means there is a significant effect on lowering blood pressure. <strong>Conclusion</strong>: Progressive muscle relaxation techniques can reduce systolic blood pressure in adults in Sukatani Village, Tangerang.&nbsp;</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Key word: Adults, Progressive Muscle Relaxation, Blood Pressure.</strong></p> Selvy Afrioza Gea Clarissa Agustin Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 181 188 10.37048/kesehatan.v12i2.291 Perbedaan Tingkat Kecemasan Pemberian Informed Consent Pada Pasien Pra Operasi https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/164 <p>Pendahuluan: <em>World Health Organiz</em><em>a</em><em>tion</em> (WHO) melaporkan bahwa pravalensi kecemasan pasien pra operatif mencapai 60-90% atau sebanyak 534 juta jiwa (WHO, 2019). Di Indonesia, angka kecemasan mencapai 11,6% dari populasi orang dewasa. Pravalensi kecemasan pada pasien pra operasi sekitar 75-90%. Kebanyakan orang akan merasa cemas ketika divonis harus menjalani operasi. Memberikan penjelasan kepada pasien dalam melakukan tindakan medik bertujuan mengurangi ketakutan dan kecemasan pasien. Untuk mengurangi kecemasan maka diperlukan informasi dan penjelasan sebelum operasi, berupa <em>informed consent</em>. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pemberian <em>informed consent</em> pada pasien pra operasi. Metode Penelitian: Penelitian quasi eksperimental dengan rancangan <em>pra and post test without control.</em> Jumlah sampel adalah 105 pasien pra operasi diambil dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebelum diberikan <em>informed consent</em> sebagian besar pasien pra operasi merasakan cemas berat (73,3%),. Sesudah diberikan <em>informed consent</em> sebagian besar pasien pra operasi merasakan cemas sedang (87,6%). Hasil analisis bivariat ditemukan adanya perbedaan tingkat kecemasan pada pasien pra operasi sebelum dan sesudah pemberian <em>informed consent</em> (<em>p value</em> : 0,000). Kesimpulan: Ada hubungan antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan status gizi pada anak usia 1-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Citangkil II Kota Cilegon Tahun 2022.</p> Latifah Maulina Yuni Susilowati Muhammad Martono Diel Copyright (c) 2024 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 189 198 10.37048/kesehatan.v12i2.164 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/267 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Stres merupakan suatu kondisi yang timbul akibat adanya interkasi dengan lingkungan yang dapat menimbulkan efek bagi sistem tubuh manusia, psikologis dan sosial dari seseorang. Mahasiswa mengalami stres sebagai tuntutan kehidupan akademik yang harus dijalani, termasuk aktivitas diluar akademik diantaranya bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan teman, suku, budaya dan lainnya<em>. </em><strong>Tujuan:</strong> Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres akademik pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani.<strong> Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional. </em>Sampel sebanyak 70 mahasiswa program studi S1 Keperawatan. Analisis yang digunakan <em>Chi Square. </em><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian didapatkan sebagian besar berusia &gt;35 tahun (51,4%), berjenis kelamin perempuan (70,0%), status bekerja (98,6%), IPK ≥3 (74,3%), tinggal bersama keluarga (65,7%), motivasi baik (75,7%) dan stres akademik sedang (64.3%). Analisis <em>Continuity Correction dan Fisher's Exact Test </em>didapatkan adanya hubungan jenis kelamin (p-value: 0,011) dan motivasi (pvalue: 0,001) dengan stres akademik. Sedangkan usia, pekerjaan, IPK, status tempat tinggal tidak memiliki hubungan dengan stres akademik (pvalue: &gt;0,05). <strong>Kesimpulan:</strong> ada hubungan jenis kelamin dan motivasi dengan stres akademik pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Non Reguler Angkatan 2021/2022 Universitas YATSI Madani. <strong>Saran:</strong> Diharapkan pelayanan keperawatan dapat memfasilitasi dalam upaya peningkatan motivasi mahasiswa dalam menjalankan pendidikan agar stres akademik dapat berkurang.</p> Muhamad Saifudin Siti Robeatul Adawiyah Inna Mukhaira Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 199 204 10.37048/kesehatan.v12i2.267 Pola Asuh Orang Tua Berpengaruh Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Pra Sekolah https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/342 <p><strong>Latar belakang: </strong>Masa kanak-kanak dipandang sebagai periode kritis yang menentukan kualitas masa depan kesehatan, kesejahteraan, pembelajaran dan perilaku. Menurut WHO terdapat 5-10% anak yang mengalami keterlambatan dalam berpikir ada sekitar 1-3% itu anak yang berusia di bawah 5 tahun. Perkembangan kognitif merupakan kemampuan mental seperti belajar, memori, menalar, dan berpikir. Waktu prasekolah sering disebut sebagai waktu emas, jendela kesempatan, atau waktu kritis. Proses perkembangan anak membutuhkan perhatian lebih dari anggota keluarga dan orang dewasa terdekat. Pola asuh mengacu pada kebiasaan orang tua untuk membimbing, mendidik dan membimbing anak- anaknya. Peran orang tua yang baik akan menimbulkan dampak yang baik dalam perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan metode pendekatan <em>cross-sectional. </em>Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu seluruh populasi siswa dan orang tua sebanyak 102 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>chi-square. </em><strong>Hasil: </strong><em>p-value </em>pada hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif pada anak prasekolah sebesar 0,000&lt;0,05 terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif anak prasekolah. <strong>Kesimpulan: </strong>Orang tua harus memberikan pola asuh yang baik untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak prasekolah.</p> Septy Ariani Laelan Safitri Amelia Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan 2023-12-31 2023-12-31 12 2 205 210 10.37048/kesehatan.v12i2.342