Jurnal Kesehatan https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan <p>Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (<em>research report, field report</em>). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember</p> <p>online issn : <a href="http://u.lipi.go.id/1538370656" target="_blank" rel="noopener">2654-587X</a></p> <h4>Abstracted/Indexed by:</h4> <p><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/8002" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/sinta_5.png"></a></p> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?user=78l3y_wAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=3" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/Google_Scholar_logo_20152.png"></a> <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/35361?page=5" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/garuda1.png"></a></p> <p><img src="/public/site/images/admin/crossref_ok2.png"> <img src="/public/site/images/admin/dimensions_ok3.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/ipi_ok2.png"></p> Universitas Yatsi Madani en-US Jurnal Kesehatan 2086-9266 Implementasi Program Penanggulangan Wasting Di Puskesmas Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Tahun 2024 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/603 <p>Wasting merupakan kondisi berat badan anak yang jauh di bawah rentang normal (BB/TB &lt; -2 SD). Berdasarkan data SSGI 2023, prevalensi wasting di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 9,0%, Kota Kupang sebesar 11,5%, dan tercatat di Puskesmas Oesapa sebanyak 568 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Penanggulangan Wasting 2024 di Puskesmas Oesapa dengan pendekatan sistem: input (SDM, pendanaan, sarana prasarana, metode), proses (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi), output (cakupan dan sasaran), dan outcome (indikator keberhasilan dan tindak lanjut). Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan sembilan informan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM sudah memadai, namun wilayah layanan yang luas menjadi kendala. Pendanaan sudah mencukupi, namun sarana prasarana belum lengkap. Program sudah sesuai dengan juknis. Perencanaan dan pelaksanaan sudah sesuai dengan rencana kerja. Kasus wasting ditemukan pada saat penimbangan di posyandu. Pemantauan dan evaluasi berjalan dengan baik. Cakupan sudah baik, namun ada beberapa anak wasting yang tidak dapat ditangani karena berdomisili di luar Kota Kupang. Pada tahun 2024, program ini menargetkan pemulihan bagi 400 anak melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan sanitasi, akses air bersih, dan program pemberian makanan berbasis pangan lokal. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian jadwal kunjungan, penilaian kebutuhan SDM, penyelesaian infrastruktur, dan peningkatan koordinasi lintas sektor.</p> harihinto umbu Apris A. Adu Rina Sirait Fransiskus Gerado Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 29 37 10.37048/kesehatan.v14i2.603 Pengaruh Konseling Gizi Prakonsepsi Terhadap Pengetahuan Pada Wanita Pranikah Di Puskesmas Dumagin https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/605 <p>Wanita yang akan menikah sebaiknya mempersiapkan diri untuk periode prakonsepsi dengan mengonsumsi pola makan sehat.&nbsp; Konseling gizi prakonsepsi merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kesadaran wanita yang akan menikah.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan wanita yang akan menikah dipengaruhi oleh konseling gizi prakonsepsi di Pusat Kesehatan Masyarakat Dumagin, Sulawesi Utara.&nbsp; Dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian ini bersifat praeksperimental.&nbsp; Dengan menggunakan sampling total, sampel sebanyak tiga puluh orang dipilih.&nbsp; Untuk memperoleh data, digunakan sumber primer dan sekunder.&nbsp; Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan presentasi PowerPoint yang memaparkan SOP konseling dalam bentuk materi nutrisi prakonsepsi.&nbsp; Analisis bivariat dan univariat digabungkan dalam pengolahan data.&nbsp; Dengan nilai p 0,001, temuan menunjukkan bahwa pengetahuan wanita pra-nikah berdampak pada jumlah responden (43,3%) yang menerima konseling gizi prakonsepsi dan jumlah responden (70,0%) yang menerimanya.&nbsp; Konseling gizi prakonsepsi berdampak pada pemahaman wanita pra-nikah, menurut temuan penelitian. Ada rekomendasi bagi tenaga kesehatan, terutama bidan, untuk memberikan nasihat kepada pasangan yang akan menikah dan bagi calon pengantin wanita untuk belajar lebih banyak agar siap menghadapi kehamilan.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><strong>konseling gizi prakonsepsi, pengetahuan, wanita pranikah</strong></p> Anik Purwati Indradewi Mokoginta Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 38 42 10.37048/kesehatan.v14i2.605 Hubungan Komunikasi Bidan Dengan Tingkat Kepuasaan Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Kobe https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/607 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Masalah kehamilan yang dapat diobati atau diatasi mungkin disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu hamil tentang pentingnya memeriksakan kehamilan mereka di fasilitas medis.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan ibu hamil terhadap layanan perawatan pranatal di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe terkait dengan komunikasi bidan.&nbsp; Penelitian ini bersifat cross-sectional dan kuantitatif.&nbsp; Populasi penelitian terdiri dari wanita hamil yang kembali ke Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe.&nbsp; Strategi sampling acak digunakan untuk memilih sampel 20 ibu hamil.&nbsp; Kuesioner digunakan sebagai alat penelitian, dan uji chi-square digunakan untuk pengelolaan dan analisis data.&nbsp; Ha disetujui karena temuan studi univariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebahagiaan ibu dan komunikasi bidan di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe, dengan nilai p sebesar 0,000, yang secara signifikan di bawah ambang batas signifikansi konvensional &lt;0,05 (p&lt;α).&nbsp; Akibatnya, kepuasan ibu di Pusat Kesehatan Masyarakat Kobe pada tahun 2025 terbukti secara signifikan terkait dengan komunikasi bidan.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><strong>komunikasi bidan, kepuasaan, pelayanan antenatal care</strong></p> Anik Purwati Rostina Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 43 48 10.37048/kesehatan.v14i2.607 Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Remaja Pra Nikah Terhadap Cara Penggunaan KB Suntik 1 Bulan Di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/606 <p>Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah setiap tahun.&nbsp; Menurut perkiraan, populasi Indonesia akan berlipat ganda setiap lima tahun jika laju pertumbuhan penduduk saat ini tetap tidak berubah.&nbsp; Salah satu hambatan bagi remaja putri pra-nikah dalam menggunakan kontrasepsi adalah kurangnya kesadaran mereka tentang alternatif yang tersedia.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan suntikan satu bulan di PMB Neneng Mahfuzah di Banjarmasin dan pengetahuan remaja pra-nikah.&nbsp; Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitis cross-sectional, dan 50 peserta dipilih secara acak sebagai sampel.&nbsp; Penelitian ini menggunakan data primer, yaitu informasi yang dikumpulkan langsung dari responden.&nbsp; Metode analisis data yang digunakan adalah chi square. Sebanyak 12 orang (92,3%) dengan nilai p chi square 0,000 menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan kontrasepsi, berdasarkan hasil analisis cross-tabulation.&nbsp; Fakta bahwa Ha diterima dan Ho ditolak menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan suntikan satu bulan di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin dan kesadaran remaja pra-nikah.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><strong>Remaja Pranikah, KB suntik, Pengetahuan. </strong></p> Anik Purwati Nurul Jannah Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 49 54 10.37048/kesehatan.v14i2.606 The Pengaruh Konseling Keluarga Berencana Di Pmb Diah Palupi Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/610 <p>Contraception is an action or method used to delay pregnancy, either temporarily or permanently. This study aims to determine the effect of family planning counseling on contraceptive method choice in Sukowono Village, Sukowono District. The background of this study is based on the important role of counseling in providing understanding to fertile couples in selecting effective contraceptive methods.</p> <p>This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The sample included 30 postpartum women: the experimental group received family planning counseling, while the control group did not. The sampling included all subjects who met the inclusion criteria. Since the Shapiro-Wilk test showed the data were not normally distributed, the Wilcoxon Signed Rank Test was used for analysis.</p> <p>The analysis indicated a significant difference between the pretest and posttest results in the intervention group (p=0.001), while the analysis of the absence of a difference in the control group indicated a significant difference (p=0.564). The results of family planning counseling at Traik concluded that it significantly influenced changes in decisions regarding contraceptive method selection. It can be concluded that family planning counseling significantly influenced the decision-making process for postpartum mothers at PMB Diah Palupi Sukowono.</p> Rosyidah Alfitri Istifaroh Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 55 62 10.37048/kesehatan.v14i2.610 Pengaruh Pemberian Ekstrak Ikan Gabus (Channa Striata) Terhadap Penyembuhan Luka Operasi SC Hari Ke 1-10 Diruangan Nifas RSUD H. Badaruddin Kasim Tabalong Kalimantan Selatan https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/613 <p>Persalinan Sectio Caesarea (SC) adalah prosedur bedah yang melibatkan pembuatan sayatan pada rahim dan dinding perut untuk membantu proses persalinan.&nbsp; Makanan tinggi protein, seperti telur rebus atau ikan gabus, terkadang diperlukan untuk mempercepat penyembuhan sayatan bedah setelah prosedur ini.&nbsp; Albumin yang terdapat dalam ikan gabus (Channa striata) adalah protein penting yang dibutuhkan tubuh secara teratur, terutama untuk penyembuhan luka bedah.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ekstrak ikan gabus&nbsp; mempengaruhi penyembuhan luka setelah operasi caesar.&nbsp; Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain penelitian quasi-eksperimental.&nbsp; Metode ini menggunakan metode sampling purposive&nbsp; dan 30 wanita pasca persalinan yang menjalani operasi sc termasuk dalam sampel.&nbsp; Studi lapangan termasuk kuesioner, wawancara, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Skala REEDA (<em>Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation</em>) dan skala nyeri digunakan sebagai alat ukur, bersama dengan lembar observasi luka bedah. Analisis statistik menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> dengan nilai signifikan p &lt; 0.05.&nbsp; Hasil uji <em>Wilcoxon </em>menunjukkan nilai p 0,01 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa penyembuhan luka bekas operasi SC di Rumah Sakit Daerah H. Badaruddin Kasim secara signifikan dipengaruhi oleh pemberian ekstrak ikan gabus. Kesimpulannya, penggunaan ekstrak ikan gabus membantu luka bedah sembuh lebih cepat setelah operasi SC.</p> Anik Purwati Aldina Kurniatie Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 63 69 10.37048/kesehatan.v14i2.613 Pengaruh Keterlibatan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Istri Pada Proses Inpartu Kala I Di Wilayah Puskesmas Paringin Selatan Balangan Provinsi Kalimantan Selatan https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/615 <p>ersalinan adalah proses fisiologis bagi wanita; namun, rasa sakit saat persalinan dapat menimbulkan ketegangan, yang dapat menyebabkan persalinan berlangsung lebih lama.&nbsp; Keterlibatan suami sangat penting dalam pengelolaan rasa sakit dan tingkat kecemasan ibu, karena suami merupakan sosok yang dekat dan penting bagi ibu.&nbsp; Terapi non-farmakologis berupa kehadiran suami selama persalinan dapat meredakan nyeri persalinan, yang merupakan faktor risiko persalinan yang lama, dengan mengurangi tingkat kecemasan ibu.&nbsp; Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dampak keterlibatan suami terhadap tingkat kecemasan istri pada fase awal persalinan.&nbsp; Desain deskriptif-analitis diterapkan dalam penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling acak, dan metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan total 30 responden. Kuesioner yang menggunakan alat ukur, seperti Hamilton Anxiety Rating instrument (HAM-A), digunakan untuk mengumpulkan data.&nbsp; Berdasarkan temuan, distribusi frekuensi dukungan suami sebagian besar bersifat mendukung, dengan 15 responden (50%). Delapan puluh persen ibu (24 responden) melaporkan mengalami kecemasan sedang selama persalinan. Hubungan yang signifikan secara statistik terindikasi di Pusat Kesehatan Masyarakat South Paringin, karena tingkat kecemasan istri selama fase awal persalinan dipengaruhi secara signifikan oleh keterlibatan suami (nilai p = 0,000).&nbsp; Kesimpulan: Tingkat kecemasan istri selama tahap awal persalinan dipengaruhi oleh keterlibatan suami. Disarankan untuk memberikan sesi konseling kepada pasangan mulai dari trimester pertama kehamilan untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam proses persalinan. Hal ini akan memastikan mereka memperhatikan kesehatan istri dengan cermat, mulai dari awal kehamilan hingga persalinan.</p> Anik Purwati Raina Sri Milda Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 70 78 10.37048/kesehatan.v14i2.615 Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Di UPT Puskesmas Weda Maluku Utara https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/616 <p>ASI (Air Susu Ibu) adalah nutrisi terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi esensial dalam jumlah dan proporsi yang tepat, serta antibodi dan komponen imunologi yang membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit.&nbsp; ASI adalah nutrisi paling penting bagi bayi, terutama bayi baru lahir.&nbsp; Aliran ASI yang tidak cukup saat menyusui merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi wanita.&nbsp; Pijatan yang merangsang pelepasan oksitosin merupakan cara yang baik untuk meningkatkan aliran ASI.&nbsp; Di Pusat Kesehatan Masyarakat Weda (UPT Puskesmas Weda) di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pijatan oksitosin mempengaruhi aliran ASI.&nbsp; Menggunakan desain pra-eksperimental dan metode satu kelompok pra-tes dan pasca-tes, penelitian ini bersifat kuantitatif.&nbsp; Ada 20 responden secara keseluruhan, dan metode sampling insidental digunakan.&nbsp; Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi.&nbsp; Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p &lt; 0.05.&nbsp; Nilai p untuk uji Wilcoxon adalah 0.000, yang lebih kecil dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa pijat oksitosin memiliki dampak signifikan terhadap aliran ASI di Pusat Kesehatan Masyarakat Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Secara keseluruhan, pijat oksitosin dapat meningkatkan aliran ASI.</p> Anik Purwati Safra Fadel Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 79 85 10.37048/kesehatan.v14i2.616 Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengonsumsi Tablet Fe Di Puskesmas Girian Bitung Provinsi Sulawesi Utara https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/618 <p>Anemia pada ibu hamil disebabkan oleh peningkatan volume plasma dalam darah dan defisiensi zat besi. Pada ibu hamil, konsumsi zat besi digunakan sebagai upaya mengatasi defisiensi zat besi. Dimana cakupan ibu hamil akan mendapatkan minimal 90 tablet Fe selama masa kehamilan karena pada masa ini kebutuhan zat besi sangat tinggi. Ibu hamil yang kurang memahami pentingnya tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe akan berdampak pada ibu dan juga janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Girian Bitung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 ibu hamil, sampel diambil menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Data diperoleh dengan penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan berupa analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil p = 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe di Puskesmas Girian Bitung Provinsi Sumatera Utara.</p> Anik Purwati Victoria Tara Tatuil Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 86 91 10.37048/kesehatan.v14i2.618 Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Agresivitas Verbal Pada Siswa SDN Sukatani 1 kabupaten Tangerang https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/642 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>Latar Belakang:</strong> Data yang dihimpun SIMFONI PPA per-tanggal 1 Januari 2024 di Indonesia tercatat ada 5.510 kasus kekerasan verbal. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berpendapat salah satu penyebab anak bersikap agresif bisa jadi disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam mendidik anak. <strong>Tujuan Penelitian:</strong> Untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan <em>agresivitas verbal </em>pada siswa SDN Sukatani 1 Kabupaten Tangerang. <strong>Metode Penelitian:</strong> Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan <em>Cross Sectional. </em>Pengambilan sampel menggunakan <em>Nonprobability Sampling </em>dengan <em>Teknik Proportionate Stratified Random Sampling. </em>Populasi 160 siswa dan jumlah sampel sebanyak 114 responden. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian diperoleh pola asuh terbanyak yang diterapkan orang tua responden adalah pola asuh demokratis sebanyak 86 responden 75,5%, dan tingkat <em>agresivitas verbal </em>terbanyak yang dimiliki siswa adalah <em>agresivitas verbal </em>rendah sebanyak 53 responden 46,5%. Hasil uji <em>spearman rank </em>diperoleh nilai p-<em>value </em>&lt; 0,05. <strong>Kesimpulan:</strong> Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan <em>agresivitas verbal </em>pada siswa SDN Sukatani 1 Kabupaten Tangerang.</p> <p><strong>Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, <em>Agresivitas Verbal</em></strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><strong><em>Background:</em></strong><em> According to data compiled by the SIMFONI PPA as of January 1, 2024, in Indonesia recorded 5,510 cases of verbal violence. The Indonesian Child Protection Commission (KPAI) suggests that one of the causes of children's aggressive behavior could be the lack of parental role in child-rearing. </em><strong><em>Research Objective:</em></strong><em> To determine the relationship between parenting styles and verbal aggression among students at SDN Sukatani 1, Tangerang Regency. </em><strong><em>Research Method:</em></strong><em> This study uses a quantitative method with a correlational analysis design and a cross-sectional approach. Sampling was conducted using non-probability sampling with proportionate stratified random sampling technique. The population consisted of 160 students, with a sample size of 114 respondents. </em><strong><em>Result:</em></strong> <em>The study found that the most common parenting style applied by parents was democratic (86 respondents, 75.5%), and the majority of students exhibited low verbal aggression (53 respondents, 46.5%). The Spearman rank test results showed a p-value &lt;0.05. </em><strong><em>Conclusion: </em></strong><em>there is a significant relationship between parenting styles and verbal aggression in students at SDN Sukatani 1, Tangerang Regency.</em></p> <p><strong><em>Keywords: Parenting Style, Verbal Aggression</em></strong><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> Salsabila Fathihah Amaliah Amaliah Ayu Pratiwi Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 92 99 10.37048/kesehatan.v14i1.642 Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/645 <p><em>Premenstrual syndrome</em> merupakan serangkaian gejala yang muncul antara 7 hingga 10 hari. Pola makan sangat berkaitan erat dengan kejadian <em>premenstrual syndrome.</em> Jika seseorang memiliki pola makan tidak sehat maka akan semakin beresiko mengalami kejadian <em>premenstrual syndrome</em>. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian <em>premenstrual syndrome</em> pada remaja di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang<strong>. </strong>Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif korelatif dengan desain pendekatan <em>cross sectional</em>, serta analisis statistik uji <em>chi square</em>. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah <em>total sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Didapatkan dari 108 responden menunjukkan sebagian siswi yang memiliki pola makan sehat mengalami PMS gejala ringan sebanyak 23 responden (69,7%), sedangkan siswi yang memiliki pola makan tidak sehat dan mengalami PMS gejala sedang sebanyak 38 responden (50,7%). Dengan menggunakan uji statistik <em>chi square</em> didapatkan hasil <em>p-value</em> 0,011 &lt; (0.05). Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian <em>premenstrual syndrome</em> pada remaja di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang</p> <p>&nbsp;</p> Lutfi Aprilia Hapsari Meynur Rohmah Zahrah Maulidia Septimar Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 100 106 10.37048/kesehatan.v14i2.645 Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Garam Dengan Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Rw 11 Kelurahan Sindangsari https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/646 <p><strong>Pendahuluan</strong>: Hipertensi dikenal sebagai <em>"The Silent Killer" </em>karena sering tanpa gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari tekanan darahnya tinggi. Konsumsi garam berlebih, yang umum dalam makanan seperti bakso dan soto, telah menjadi kebiasaan masyarakat karena anggapan bahwa makanan kurang enak tanpa garam. <strong>Tujuan</strong>: Untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari. <strong>Metode</strong>: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel berjumlah 192 responden yang dipilih dengan Teknik <em>Total sampling</em>. <strong>Analisis Data: </strong>Analisis data menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. <strong>Hasil Penelitian</strong>: Menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risisko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari, dengan nilai p = 0,001 (p &lt; 0,05). <strong>Kesimpulan</strong>: Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan risiko hipertensi pada masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Sindangsari.</p> Indah Nurhasanah Meynur Rohmah Zahrah Maulidia Septimar Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 107 112 10.37048/kesehatan.v14i2.646 Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Konsumsi Fast Food Pada Siswa Kelas X Di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/649 <p><strong>Pendahuluan: </strong>Makanan cepat saji (<em>fast food</em>) adalah jenis makanan yang dapat diolah dan disajikan dalam waktu yang singkat serta tersedia dalam berbagai variasi, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Ketertarikan yang semakin meningkat terhadap makanan instan atau makanan cepat saji di kalangan remaja membuat banyak remaja menjadikan makanan cepat saji sebagai pilihan utama. Akan tetapi, konsumsi berlebihan terhadap makanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti keracunan, kerusakan saraf, ginjal, hati, kejang, cacat lahir, kemandulan, bahkan kematian. <strong>Tujuan: </strong>Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi <em>fast food</em> pada siswa kelas X di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode <em>cross-sectional</em>. <strong>Teknik Sampel: </strong>Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk pemilihan sampel adalah <em>non-probability sampling </em>dengan menggunakan <em>purposive sampling</em>. <strong>Analisis Data: </strong>Analisis data menggunakan uji <em>Chi-square</em>. <strong>Hasil Penelitian: </strong>Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi <em>fast food</em> pada siswa kelas X di Pesantren Modern An Nuqthah Tangerang. <strong>Kesimpulan: </strong>Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku konsumsi fast food dengan nilai signifikansi <em>p=</em>0,002. Di kuatkan dengan uji korelasi dengan kekuatan sedang (0,386). Ada hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku konsumsi <em>fast food</em> dengan nilai signifikansi <em>p=</em>0,002. Di kuatkan dengan uji korelasi dengan kekuatan lemah (0,282). Mengindikasikan bahwa semakin rendah pengetahuan yang dimiliki responden, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk mengonsumsi fast food.</p> <p><strong>Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Makanan Cepat Saji</strong></p> <p>&nbsp;</p> jihan syakira jihan Meynur Rohmah Zahrah Maulidia Septimar Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 113 120 10.37048/kesehatan.v14i2.649 Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Gangguan Mental Emosional Anak Usia Sekolah Kelas 4 Dan 5 Di SDN Sarakan 3 Tahun 2025 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/655 <p>serious concern in the fields of mental health and education. Children exposed to prolonged gadget use tend to experience emotional disturbances such as irritability, social withdrawal, and sleep disorders. <strong>Research Objective:</strong> This study aims to examine the relationship between gadget usage duration and emotional mental health among grade 4 and 5 students at SDN Sarakan 3. <strong>Research Method:</strong> A descriptive quantitative approach with a cross-sectional design was employed. A total of 100 respondents were selected using purposive sampling. The instruments used were a gadget usage duration questionnaire and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). <strong>Research Results:</strong> Bivariate analysis using the Spearman Rank test showed a significant relationship between gadget usage duration and child development (p-value = 0.000). Children who used gadgets for less than 2 hours per day showed good emotional development (94.4%), while those who used gadgets for more than 3 hours tended to fall into the moderate category (68.2%). <strong>Conclusion:</strong> Gadget usage duration affects emotional mental health in children. Time limitation and content supervision are essential to support optimal child development.</p> Sandra Ziliwu Ayu Pratiwi Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 121 127 10.37048/kesehatan.v14i2.655 Hubungan Tingkat Pengetahuan Diabetes Melitus Dan Pola Makan Terhadap Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja Kelas 11 IPA Di SMAN 21 Kab. Tangerang Tahun 2025 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/656 <p><strong><em>Background: </em></strong><em>Diabetes Mellitus (DM) is a degenerative disease and ranks among the top four non-communicable diseases that continue to rise annually, posing a global health threat </em><em>(Sun et al, 2022)</em><em>. </em><strong><em>Objective: </em></strong><em>This study aims to examine the relationship between the level of knowledge about diabetes mellitus and dietary patterns with effort to prevent diabetes mellitus among 11<sup>th</sup> grade science students at SMAN 21, Tangerang Regency. <strong>Methods: </strong>The research employed a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 80 students from 11th-grade science classes, selected through purposive sampling. Research instruments included the DKQ-24 questionnaire to assess knowledge, the Food Frequency Questionnaire (FFQ) to evaluate dietary patterns, and a diabetes prevention questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test. <strong>Results: </strong>The findings revealed a significant relationship between knowledge level and dietary patterns with diabetes prevention efforts (p&lt;0.001). <strong>Conclusion: </strong>Students with good knowledge and healthy eating habits tend to be more proactive in preventing diabetes mellitus. Therefore, health education within the school environment plays a crucial role in fostering healthy behaviors from an early age.</em></p> Yeshi Monica Gultom Alfika Safitri Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan 2025-12-31 2025-12-31 14 2 128 140 10.37048/kesehatan.v14i2.656