JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JUMAGI <p>Jurnal Madani Gizi Indonesia merupakan media yang menyajikan artikel ilmiah dibidang gizi dan kesehatan berbasis fakta dari penelitian dan pengembangan di lingkungan masyarakat maupun&nbsp; laboratorium. &nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><img src="/public/site/images/admin/Google_Scholar_logo_20152.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/garuda1.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/crossref_ok2.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/dimensions_ok3.png"></p> <p><img src="/public/site/images/admin/ipi_ok2.png"></p> en-US lppm@uym.ac.id (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Mayarakat (LPPM)) lppm@uym.ac.id (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Mayarakat (LPPM)) Wed, 30 Apr 2025 00:00:00 +0800 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Systematic Literature Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Osteoporosis https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JUMAGI/article/view/688 <p>Osteoporosis merupakan suatu kondisi menurunnya massa serta kepadatan tulang yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah mengalami fraktur (patah tulang). Penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Dampak osteoporosis sangat signifikan, terutama pada kelompok lanjut usia, karena dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kecacatan. Oleh sebab itu, tinjauan literatur ilmiah diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang berhubungan dengan kejadian osteoporosis sehingga strategi pencegahannya dapat dirancang secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode <em>Systematic Literature Review </em>(SLR) yang bersumber dari berbagai jurnal nasional terbitan tahun 2020 hingga 2025 mengenai faktor risiko osteoporosis. Berdasarkan hasil telaah, faktor dominan yang berkontribusi terhadap terjadinya osteoporosis adalah rendahnya aktivitas fisik dan kurangnya asupan kalsium. Dengan demikian, upaya pencegahan dan pengendalian osteoporosis perlu dilakukan secara komprehensif, berbasis bukti ilmiah, serta mencakup aspek biologis, perilaku, dan sosial secara terpadu.</p> Indah Ratikasari, Inna Mukhaira Copyright (c) 2025 JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JUMAGI/article/view/688 Wed, 30 Apr 2025 00:00:00 +0800 Gambaran Status Gizi Kurang Berdasarkan Bb/U Pada Anak Tahun Di Puskesmas X, Kabupaten Tangerang Tahun 2025 https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JUMAGI/article/view/756 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>Children's nutritional status is an important indicator used to assess the health status of a population. One of the indicators used to measure children's nutritional status is weight-for-age (WFA). Nutritional problems in children, particularly underweight, remain a concern because they can affect children's growth and development. This study aimed to describe children's nutritional status based on the weight-for-age indicator in the working area of Puskesmas X, Tangerang Regency. This study used a descriptive analytic design with a quantitative approach. Secondary data were obtained from Posyandu records using a total sampling technique. The sample consisted of 179 children. Data were analyzed descriptively to describe the distribution of nutritional status based on sex and age. The results showed that most respondents were male (54.7%). The mean age of the children was 88.9 months, ranging from 6 to 157 months. Based on the weight-for-age indicator, most children were categorized as underweight (44.7%), followed by normal nutritional status (40.2%) and severely underweight (15.1%). Severely underweight status was more common among boys than girls. Therefore, regular growth monitoring through Posyandu activities and parental education regarding balanced nutrition need to be improved.</em></p> Inna Mukhaira, Indah Ratika Sari Copyright (c) 2026 JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JUMAGI/article/view/756 Tue, 29 Apr 2025 00:00:00 +0800